soeharto

buy doxycycline, purchase zithromax NEWSTODAY.ID, Medan – Soeharto dikenal sebagai presiden yang memerintah Indonesia selama 32 tahun lamanya. Sejak memerintah dari mulai 1967 lalu, Transparency International (TI), lembaga internasional yang dikenal atas komitmennya dalam memberantas korupsi menobatkan Soeharto sebagai Presiden Terkorup. Lewat BBC News pada 2004 lalu, harta kekayaan hasil korupsi Soeharto berhasil menembus angka US$ 35 miliar, atau setara dengan Rp. 457 trilliun.

Namun sayang, seperti yang dikutip dari detik.com, 4 Presiden & 8 Jaksa Agung Gagal Buktikan Soeharto Korupsi. Aksi mahasiswa untuk menurunkan presiden yang mereka anggap diktator pun berbuah manis, setelah Soeharto bersedia untuk mundur dari jabatan sebagai Presiden Indonesia. Soeharto mundur tepat di tanggal 21 Mei 1998, setelah sebelumnya berbagai macam isu untuk menurunkannya dari kursi pemerintahan tak mampu membuatnya goyah.

Selama Soeharto memerintah, hal yang paling dikenang sebagai warisannya adalah Freeport. Seperti yang dilansir dari tirto.id, Soeharto memberikan kontrak karya untuk Freeport selama 30 tahun lamanya. Kontrak yang ditandatangani pada 7 April 1967 itu ia berikan saat dirinya baru memerintah dalam waktu 3 minggu saja. Denise Leith dalam a�?Politics of Power: Freeport in Soehartoa��s Indonesiaa�? menganggap rezim Soeharto rela mengemis demi perusahaan yang hingga kini telah berkuasa selama setengah abad itu. Pejabat negara rela pulang pergi dari Jakarta ke New York. Dan Freeport adalah perusahaan asing pertama yang menandatangani kontrak dengan rezim baru di Jakarta. Dan ini menjadi aktor ekonomi dan politik utama di Indonesia.

Lupakan semua keburukan tentang Soeharto. Jadikan pelajaran, sebagaimana untuk membuat negeri ini bisa lebih baik lagi ke depannya. Ada banyak sebenarnya poin-poin positif yang bisa dipetik dari era Orde Baru. Bahkan dari Survey yang dibuat oleh tirto.id, ada 78,54% responden yang menganggap bahwa era Soeharto berperan dan sangat berjasa untuk memajukan Indonesia. Tidak hanya itu, 30,45% responden memberikan tanggapan bahwa hidup di era Orde Baru sangat nyaman dan makmur. Situasi aman dan kondusiflah yang menjadi alasan, dan pembangunan pun berkembang pesat pada masanya. Responden terbanyak berasal dari Jawa Timur yang didominasi oleh Laki-laki dengan 52,9%. Mayoritas responden dengan jenjang pendidikan terakhirnya adalah SMA dengan 51,6% dan didominasi oleh responden yang berusia 20 hingga 25 tahun.

Comments

comments


Share: