NEWSTODAY.ID, Medan – Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita pasti pernah mengalami sebuah kesulitan untuk mengungkapkan perasaan kita, apalagi jika itu menyangkut asmara. Hal ini biasa dikenal dengan Alexithymia. Singkatnya, Alexithymia didefinisikan sebagai suatu ketidakmampuan dalam mengidentifikasi dan juga menggambarkan emosi yang ada pada diri secara verbal terhadap orang lain. Biasanya, mereka yang menderita Alexithymia ini akan lebih memilih menyendiri, dianggap tidak mampu memahami isi hati dan perasaan orang lain, A�kurangnya empati terhadap suatu hal, dan lain sebagainya.

Alexithymia juga dianggap penyakit dan diklasifikasikan pada psikosomatik gangguan dengan melibatkan gejala fisik dari tubuh seseorang, yang juga bisa memperburuk kondisinya fisiknya. Mereka sulit mengekspresikan emosi dan membagikan pengalamannya. Hal ini lah yang mengakibatkan penderita Alexithymia lebih senang menyendiri. Pada dasarnya, tak jauh perbedaan antara Alexithymia dengan depresi. Sebab mereka yang mengalami Alexythimia akan suka marah-marah, mudah sekali kesal, merasa bingung dan tidak nyaman. Mereka merasa terbebani karena susahnya mengungkap perasaan terhadap apa yang sedang dirasakan.

Seperti yang dilansir dari detikHealth, ada dua jenis Alexithymia yaitu:

    cheap celebrex online, acquire zithromax

  1. Alexithymia State, biasanya akan berdampak sementara. Salah satu contoh yang paling sering terjadi dari kondisi ini adalah post traumatic stress disorder (PTSD) akibat peristiwa mengerikan yang dialaminya.
  2. Aelxithymia Trait, yaitu karakteristik dan telah menjadi kepribadian seseorang.

Kesulitan mengungkapkan perasaan tentu akan menjadi beban tersendiri bagi sebagian orang. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk bisa lebih peduli terhadap psikologis diri sendiri. Barangkali, bertemu dokter ataupun psikolog adalah cara terbaik untuk bisa mengembalikan rasa percaya diri. Dengan terapi secara rutin, nantinya Alexythimia akan hilang dengan sendirinya.

Comments

comments


Share: