Zenbook 3

Asus Rilis Zenbook 13 di Indonesia!

NEWSTODAY.ID, Jakarta – Sebagai produsen laptop terdepan di Indonesia, ASUS harus terus berinovasi dan menghadirkan teknologi terbarunya ke pasaran. Hari ini, secara resmi ASUS memperkenalkan notebook premium terbarunya yang memiliki model name ZenBook UX331 dan UX331UAL.

ASUS ZenBook UX331

ASUS ZenBook UX331 adalah notebook yang diberkati dengan keanggunan dan kemewahan pada desainnya. Bodi laptop ini dirancang dengan sangat sempurna dengan berbagai sentuhan artistik yang memukau seperti pada bagian lid cover yang diberi finishing menyerupai kristal.

“ZenBook adalah notebook yang digagas agar selalu memberikan tampilan kemewahan kepada para pemiliknya,” ujar Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia.

“Lewat produk ini kami ingin pengguna memiliki true experience, tidak hanya dari sebuah notebook yang portable, namun sekaligus perangkat yang mewah dan powerful,” ucap Galip.

Galip mengatakan, notebook dengan bentang layar seluas 13,3 inci ini, memiliki kartu grafis tambahan di dalamnya. Melalui kartu grafis tersebut, notebook sanggup menjadi perangkat yang ideal untuk para creator content. “Mulai dari melakukan editing video, memanipulasi foto, sekaligus laptop yang ideal untuk entertainment seperti menonton film dan bermain games,” kata Galip.

ASUS ZenBook UX331 memiliki keanggunan desain yang tidak akan lekang oleh waktu. Seperti pada desain bezelnya yang sangat tipis yakni hanya setebal 6.86mm yang membuatnya memiliki screen to body ratio mencapai 80 persen.

“Pada monitornya, pengguna akan mendapatkan viewing angle 178 derajat yang berarti mereka tetap bisa memandang laptop ini dari sudut kemiringan yang tajam. Dengan layar 13,3 inci panel layarnya memilik resolusi Full HD (1920×1080) dan telah dilengkapi dengan tingkat kecerahan layar mencapai 300 nits,” jelas Galip.

Tampilan layar ZenBook 13 UX331IN pun dibuat sangat tajam dengan besaran angka color gamut yang mencapai 100 sRGB. Hal tersebut, akan memastikan warna yang dikeluarkan oleh layar laptop ini akan terlihat hidup dan akurat sehingga semua terlihat begitu alami dan natural. Khususnya saat menikmati konten multimedia, foto ataupun video.

ASUS ZenBook UX331 memiliki ketebalan 0,5 inci serta serta bobot hanya 1,12Kg. Dengan spesifikasi seperti itu, tentu saja laptop ini layak menyandang gelar menjadi perangkat paling tipis dan ringan di dunia.

“ASUS juga memberikan layar dengan fitur NanoEdge display pada layarnya,” ucap Galip. “Hal itu tidak hanya membuatnya nyaman dipandang, namun sekaligus anggun dan sempurna,” imbuhnya.

Pada aspek performa, di dalam tubuhnya yang sangat ramping tersebut, terdapat komponen hardware kelas atas yang sanggup menjalankan aplikasi kelas berat. Seperti video editor dan photo editing. Ultrabook ini memuat prosesor Intel Core i7-8550U berkecepatan 1,8 GHz dengan jumlah cache menjadi 8 buah dan dapat dipacu hingga 4,0GHz.

Terdapat dukungan RAM hingga sebesar 16GB serta kapasitas media penyimpanan berbasis SSD hingga sebesar 512GB. Sebagai dukungan chip grafis, ASUS menanamkan GPU bertenaga berbasis Nvidia GeForce MX150 dengan VRAM 2GB di dalamnya.

ZenBook 13 UX331UAL

ZenBook 13 UX331UAL memiliki ketebalan yang sama seperti saudaranya, ZenBook UX331UN yakni hanya 13,9 milimeter. Tetapi ia berhasil menembus angka di bawah 1 kilogram untuk bobot keseluruhan. Tepatnya, hanya 985 gram saja. Itu dimungkinkan dengan dua cara. Ia menggunakan konstruksi magnesium alloy yang sangat ringan dan penggunaan integrated graphics agar lebih hemat energi.

“Dibanding ZenBook 13 sebelumnya yang menggunakan aluminium chassis, konstruksi berbasis magnesium alloy pada ZenBook 13 UX331UAL membuatnya sangat tangguh,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia.

“Bahkan ia memenuhi standar military-grade MIL-STD 810G dan lolos uji daya tahan untuk memastikan kemampuannya beroperasi dalam berbagai kondisi,” sebutnya.

ASUS ZenBook UX331UAL didesain khusus agar menjadi ZenBook paling portabel yang pernah dibuat. Mengacu pada prinsip tersebut, bobot menjadi prioritas utama saat perangkat ini diciptakan. Adapun material yang dipilih, yakni magnesium aluminium alloy, menawarkan bobot yang sangat ringan. Adapun sandblasting finish digunakan menggantikan pola concentric circle yang biasa digunakan pada ZenBook.

Magnesium aluminium alloy membuat ZenBook UX331UAL menjadi sangat ringan, yakni hanya 985 gram dibandingkan dengan varian sebelumnya yang memiliki bobot 1,12kg. Ini membuatnya menjadi ZenBook yang paling ringan yang beredar di pasaran saat ini. Meskipun punya tampilan yang sangat lembut, ZenBook 13 UX331UAL telah lolos pengujian berat standar daya tahan military-grade MIL-STD 810G untuk memastikan perangkat dapat dioperasikan di berbagai kondisi lingkungan. Tak hanya itu, ia juga telah melewati pengujian internal ASUS yang sebenarnya pun sudah melampaui standar industri.

Daya tahan yang kuat membuat laptop tangguh dan solid ini cocok digunakan oleh segmen korporasi industri manapun di mana kehandalan dan perlindungan data merupakan hal yang sangat esensial. Ringkas dengan Performa Tinggi Dengan layar berukuran 13,3 inci dan resolusi Full HD, ASUS ZenBook UX331UAL punya dimensi yang tidak berbeda jauh dengan kertas berukuran A4. Dengan demikian, laptop ini dapat dengan mudah diselipkan ke dalam koper, backpack, bahkan tas jinjing wanita. Ukurannya jauh lebih kecil dibanding ultrabook berikuran 13 inci pada umumnya. Rahasianya adalah pada bezel layar berfitur NanoEdge.

Sesuai dengan semangat ZenBook, ASUS tidak berkompromi terkait performa. Untuk itu, pada ZenBook 13 UX331UAL diperkuat oleh prosesor tercepat Intel Core i generasi ke-8. Demi menopang performa tinggi yang ditawarkan, ASUS memadankan prosesor tersebut dengan RAM tercepat DDR4 2133MHz serta penyimpanan kecepatan tinggi dan handal, berbasis M.2 SSD. Satu hal yang sangat penting namun jarang diperhatikan, adalah kemampuan Wi-Fi. Pada sebuah laptop, kemampuan ini sebenarnya merupakan hal yang penting. Pada ZenBook 13 UX331UAL, ASUS memiliki fitur Wi-Fi Master yang membuat laptop ini mampu mendapatkan kecepatan transfer yang lebih tinggi dan jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan laptop lain pada umumnya.

Dengan Wi-Fi Master, pengguna bisa menikmati streaming video FullHD YouTube yang lebih lancar pada jarak 300 meter atau lebih, atau setidaknya pada jarak 225 meter meski ada interferensi dari perangkat USB 3.0. Jarak ini sekitar 65 meter lebih jauh dibandingkan dengan laptop lain pada umumnya yang tidak memiliki Wi-Fi Master.

Bersama dengan teknologi dual-band 802.11ac, Wi-Fi Master menawarkan kecepatan hingga 867Mbps atau sekitar 6x lebih cepat dibanding single-stream 802.11n. Ini memungkinkan pengguna bisa bekerja dengan lebih leluasa di kantor ataupun di coffe shop favorit. Bersama dengan teknologi dual-band 802.11ac, Wi-Fi Master menawarkan kecepatan hingga 867Mbps atau sekitar 6x lebih cepat dibanding single-stream 802.11n.

Comments

comments


Share: