China : Negara Yang Sering Menghabiskan Liburan Di Indonesia

NEWSTODAY.ID, Aceh –¬†Indonesia merupakan negara yang kaya akan keindahan alam dan budaya. Dengan letak geografis yang sangat strategis, menjadikan negara indonesia memiliki keindahan alam yang luar biasa. Dari ujung barat Sabang hingga ujung timur Merauke semua keindahan terpampang rapi di bumi Indonesia. Hutan, daratan, lautan semua menjadi satu kesatuan yang menakjubkan.

Salah satu daerah yang menjadi incaran wisatawan seluruh negri ialah Bali. Mendengar namanya tentu saja bukan sesuatu yang asing di telinga wisatawan mancanegara. Betapa tidak, pulau yang satu ini sangat terkenal di seluruh dunia dengan keindahan alam, budaya, masyrakat yang ramah dan juga keseniannya. Bali adalah salah satu pulau di Indonesia yang menawarkan banyak sekali objek pariwisata seperti pantai, pegunungan, pedesaan, dsb.

Namun tahukah kamu negara mana yang paling sering menghabiskan liburannya di Indonesia ? sesuai dengan judulnya, China merupakan negara utama yang selalu menghabiskan liburan di Indonesia. Dibandingkan dengan wisatawan mancanegara dari seluruh dunia yang berdatangan ke Indonesia, jumlah kunjungan turis dari China menjadi urutan yang paling pertama. Jumlahnya meningkat hingga 42,2 persen pada tahun 2017 lalu. Sehingga Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan negara China sebagai pasar wisatawan mancanegara paling utama.

Pada Januari hingga November 2017, jumlah kunjungan turis asal China mencapai kurang lebih 1,9 miliar juta jiwa. Hasilnya, perolehan devisa yang didapatkan oleh negara Indonesia mencapai kurang lebih sekitar 1,94 miliar dollar AS atau senilai Rp 26,5 triliun. (kurs dollar tahun 2017 : Rp 13.562)

Aspek yang menjadikan China sebagai negara yang menjadi pasar utama di Indonesia dinilai dari kriteria 3S (size, sustainability, dan spending) atau dengan kata lain yaitu jumlah wisatawan, pertumbuhannya, dan pengeluaran saat berlibur. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa China menjadi pasar utama 2018 karena mencapai nilai yang nyaris sempurna yaitu 92 persen.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyampaikan bahwa wisatawan dari Eropa rata-rata menghabiskan 1.538 dollar AS atau senilai Rp 21 juta per kunjungan. Sedangkan wisatwan China mengeluarkan 1.019 dollar AS atau senilai Rp 13,9 juta per kunjungan. Meskipun pengeluaran turis Eropa lebih banyak dari pada turis China, tetapi jumlah wisatwan China lebih banyak dibandingkan dengan wisatawan Eropa.

Kemenpar juga merilis top 10 pasar utama wisatawan mancanegara 2018, yaitu China, Eropa, Australia, Singapura, India, Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang dan Filiphina.

 

Comments

comments


Share: