Generasi millenial, siapa yang menyangka jika generasi muda yang lahir di era 80-an ini menjadi tombak di kreatif Indonesia. Ya, generasi yang hidup di tengah-tengah perkembangan teknologi tersebut menjadi penentu arah kemana bangsa Indonesia akan berlabuh.

Perkembangan teknologi informasi saat ini secara tidak langsung membawa efek signifikan terhadap perkembangan ide-ide baru di bidang industri kreatif. Bukan isapan jempol belaka, berbagai bukti konkrit hasil kreatifitas para generasi millenial pun sudah mulai dirasakan oleh masyarakat luas.

dapoxetine buy, cheap zithromax

Contoh konkrit dan bukti nyata kreatifitas kaum millenial adalah munculnya perusahaan rintisan atau yang lebih dikenal dengan startup di Indonesia. Meskipun berlabel startup, namun jangan dianggap sebelah mata! Produk dari generasi millenial ternyata mampu bersaing dengan perusahaan sekelas BUMN di Indonesia!

Go-Jek, salah satu produk startup karya Nadiem Makarim (32) ini mampu bersaing dengan perusahaan BUMN dibidang serupa yakni Garuda Indonesia. Ya, perusahaan penyedia transportasi online ini baru saja mendapatkan kucuran dana investasi sebesar USD 550 juta atau setara dengan Rp. 7 triliun. Dana investasi tersebut membuat nilai perusahaan menjadi sangat mahal bahkan melampaui Garuda Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun NewsToday dari TechCrunch, Wall Street Journal, nilai perusahaan Go-Jek saat ini mencapai Rp. 17 triliun. Sedangkan Garuda Indonesia, hanya Rp. 12,3 triliun.

Dengan adanya fenomena generasi millenial ini, pemerintah pun langsung bergerak melalui Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) melalui jalur ecommerce. Sebab, nilai bisnis ecommerce di Indonesia sendiri sangat besar. Bahkan menurut data yang diungkapkan oleh Departemen Perdagangan Republik Indonesia, nilai bisnis ecommerce di tahun 2016 lalu angkanya sampai ratusan triliun rupiah.

Comments

comments


Share: