Inilah Alasan Desainer Grafis Tidak Harus Mengerjakan Desain Gratis

Pernahkah anda bertanya mengapa sebuah desain harganya bisa begitu mahal? Sebagai contoh, sebut saja logo Pertamina. Logo tersebut dihargai tidak sedikit, yaitu 350.000 USD atau dengan kurs sekarang setara dengan Rp 4,6 miliar. Mengapa sebuah desain bisa dihargai semahal itu? Ahmad Mizani, seorang videografer asal kota Jogjakarta menyebutkan bahwa desain pada hakikatnya bertujuan sebagai problem solving. Bukan hanya asal bikin-bikin gambar. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan hingga menjadi sebuah desain. Itulah yang menyebabkan sebuah desain bisa menjadi begitu mahal. Jadi ada beda antara tukang desain sama yang benar-benar desainer grafis.

Permyataan Ahmad Mizani senada dengan artikel yang disampaikan oleh Yudhistya Ayu Kusumawati, S.Sn, M.Ds. Seorang desainer dituntut untuk menciptakan sebuah inovasi. Perkembangan teknologi dari hari ke hari menyebabkan persaingan akan berfokus pada mereka yang telah berkompeten dan memiliki pengalaman. Seorang tukang desain tidak memiliki kemampuan dari seorang desainer grafis. Ia tidak mampu mensosialisasikan bagaimana isi dan makna yang tersirat dari desain yang ia ciptakan. Tukang desain hanya mampu bekerja dan bekerja. Berbeda dengan desainer. Desainer dituntut untuk proses perancangan desain sebuah produk berdasarkan kaidah-kaidah desain.

Sebuah karya seni melatih kreativitas untuk membuat sesuatu yang baru berdasarkan inovasi si penciptanya. Salah satu karya yang baru-baru ini menjadi viral adalah video parodi yang dibuat oleh Ahmad Mizani. Video parodi tersebut menceritakan bahwa sebuah kota di Indonesia, Jogjakarta diserang oleh Thanos yang berniat untuk memborong semua batu akik. Untungnya aksi tersebut diketahui oleh Tim Avengers. Beberapa footage asli yang digabungkan dengan video trailer Avengers: Infinity War ini begitu sempurna.

Dari video tersebut, masihkah kamu berniat untuk merendahkan harga sebuah karya desain? Dibutuhkan pengalaman, waktu belajar yang tidak sedikit baik dari bangku kuliah ataupun secara otodidak, peralatan editing yang harganya bisa membuat kita terperanjat saat melihatnya.

Desain grafis atau desain gratis?

Posted by Ensiklopedia Bebas on Sunday, January 7, 2018

 

Comments

comments


Share: