Bukti Kedangkalan Tsamara Terhadap Pernyataannya Soal Putih, Rusia dan Kepimpinan di Indonesia

NEWSTODAY.ID, JAKARTA – Pernyataan Ketua DPP Bidang Eksternal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany Alatas menuai kontroversi. Tsamara mengutip pernyataan Fadli Zon yang sempat berucap bahwa Indonesia butuh sosok pemimpin seperti Presiden Rusia (Putin), Sialnya berubah menjadi hal ganjil dan bakal berdampak besar bagi publik

Video singkat PSI yang menampilkan Tsamara menyebutkan bahwa, “Seorang Putin bukanlah contoh pemimpin yang baik.” Baginya, Putin telah membungkam pihak oposisi, bahkan pers di Rusia. Dengan kata lain, tidak ada kebebasan beraspirasi seperti yang didapatkan warga Indonesia, kata Tsamara dalam video.

Ia juga menambahkan pernyataan berikut, “Bahkan, di sana, korupsi-korupsi dibiarkan begitu saja. Kalau kita lihat dari segi indeks persepsi korupsi, Indonesia jauh di atas Rusia. Nah, kalau sudah tahu begitu, yakin orang seperti itu mau dijadikan standar kepemimpinan?”

Video yang berlangsung kurang dari 2 menit itupun langsung menyita perhatian pihak media Rusia melalui akun berbahasa Indonesia yakni, RBTH Indonesia. RBTH Indonesia merupakan bagian dari Russia Beyond the Headlines.

Dalam cuitan Twitter, RBTH memberikan counter yang cukup banyak soal pandangan sekaligus rasa kekecewaan terhadap pernyataan Tsamara yang disebut menunjukkan kedangkalan wawasan.

Pihak RBTH Indonesia juga sudah menyampaikan informasi mengenai pihak Kedutaan Besar Rusia untuk mengundang Tsamara hadir pada acara press briefing bulanan RBTH, agar mendapat informasi yang lebih akurat soal pernyataannya dalam video tersebut. Namun Tsamara berkeberatan sebab ia mengkonfirmasi ada acara lain pada hari yg sama.

Tsamara juga mengegerkan para netter bahkan publik, terkait pernyataan yang tajam soal kepimimpinan Putin, Rusia dan Indonesia. Terlepas dari hal tersebut ada beberapa pihak yang pro atau mendukung pernyataan aksi Ketua DPP PSI Bidang Eksternal yang belom resmi menyandang gelar Sarjana tersebut.

Comments

comments


Share: