Mana Lebih Baik, Mobile Legends Atau Arena Of Valor? Ini Jawaban officialhein!

Berbicara tentang Multiplier Online Battle Arena memang tak akan ada habisnya. Dari mereka yang membahas tentang jenis-jenis game MOBA terbaik, sampai mengejewantahkan sebuah teori kalau MOBA bukanlah sebuah jenis genre game, melainkan itu adalah ARTS (Action In Real Time Strategy). Kita sudah tidak perlu lagi bersusah-susah untuk menonton sebuah drama. Ada banyak dari pengguna media sosial yang sampai-sampai membentuk forum tersendiri. Salah satu contohnya adalah grup-grup yang memperdebatkan bahwasanya game Mobile Legends jauh lebih baik dibandingkan Arena Of Valor. Atau tentang Mobile Legends yang tidak kreatif, terlalu meniru konsep League Of Legends, bahkan sampai tertuntut hak cipta. Belum lagi, Vainglory yang acapkali disindir-sindir karena menggunakan konsep satu jalur. Atau tentang DOTA 2 yang dianggap sebagai sebuah “Dead Game” Lantas, bagaimana tentang masing-masing kelebihan dari beberapa game ini? Manakah yang lebih baik?

Menurut officialhein dari Elite8, dia lebih memilih untuk memainkan Arena of Valor daripada Mobile Legends. Dan ada 2 faktor utama yang membuatnya lebih memilih AoV “Perbandingan Arena of Valor dan Mobile Legends ya? Kalau dari aku pribadi sih lebih memilih Arena of Valor karena grafik yang ada di Arena of Valor lebih bagus dari Mobile Legends dan apabila aku suatu saat mau jadi pro player, lebih meyakinkan tournament-turnamen Arena of Valor dari pada ML”. “Karena AoV memiliki Garena sebagai publisher mereka, tournament dan tujuan dari eSports mereka lebih jelas, transparan. Jadi dari sini, kita sebagai orang yang sudah malang-melintang di ranah eSports juga bisa memantaunya sendiri. Sedangkan Mobile Legends masih belum jelas arahnya kemana, tapi mereka tiba-tiba udah ada Liganya aja, which is good” ujar Heinrich saat dihubungi 2 Januari lalu. “Oh iya satu lagi. Perbandingan dari developernya AoV juga lebih bagus kalo dilihat dari event-event yang diselenggarakan selama ini, Garena lebih berkualitas. E8 kan ada tim ML tuh, pas MSC player saya dikasih tinggal apartemen dan diberikan nasi kotak dan mereka ga dapat Liason Officer. Disana saya kecewa dengan fasilitas yang diberikan Moonton terhadap pemain-pemain Elite8, itu kan tournament skala besar tapi fasilitasnya kenapa gitu?” luapan emosi Heinrich semakin menjadi-jadi ketika menjelaskan tentang kurangnya perhatian dari pihak Moonton. “Tapi di satu sisi, marketing mereka, kita akui. Benar-benar bagus. AOV sebenarnya ok juga, tapi return yang didapat ga sebanyak ML. Mungkin orang sudah memang terlanjur cinta sama Mobile Legends dan Mobile Legends juga lebih gampang dimengerti. Apalagi juga ga sulit bagi pemula untuk memainkannya” ujar Heinrich ketika ditanya mengapa peminat Mobile Legends di Indonesia begitu ramai.

Comments

comments


Share: