meng da

periactin tablets buy, clomid reviews NEWSTODAY.ID, Bandung – Anda pasti pernah mengalami kekesalan saat bermain mesin capit, mainan yang biasa kita temui di wahana permainan di mall mall ini seringkali terasa menyebalkan. Capit yang sudah mengenai boneka seringkali gagal begitu saja. Tak cuma itu uang yang kita pakai untuk membeli koin menjadi terbuang sia-sia.

Dilansir dari Liputan6, Baru-baru ini, sebuah perusahaan di Taiwan membuat sebuah inovasi dalam bermain mesin capit. Mesin capit yang biasanya hanya berisikan boneka atau barang-barang mainan anak, mereka beri sedikit tambahan. Dalam mesin capit tersebut dimasukan wanita wanita berpakaian seksi diantara boneka-boneka yang bisa didapat.

Image : Liputan6

Wanita-wanita dalam boks permainan tersebut ditugaskan untuk bergoyang guna menarik perhatian pengunjung. Namun sayangnya anda tak bisa menarik mereka keluar seperti boneka yang terdapat dalam mesin permainan.
Bukannya berhasil mendapat hadiah, hadirnya wanita dalam kotak permainan justru meningkatkan kesulitan permainan tersebut. Walaupun begitu, tugas mereka yang sebenarnya adalah menyemangati para pemain yang gagal mendapat hadiah agar bermain lagi, dan menghabiskan uangnya untuk permainan ini.

Di tempat tersebut tak cuma menyediakan wanita seksi dalam permainan mesin capit, tempat tersebut juga menyediakan pertunjukan tari dari wanita wanita yang tak kalah seksinya guna meramaikan tempat tersebut.

Image : Liputan6

Ternyata, wanita-wanita dalam mesin capit tersebut tidak masuk dalam waktu yang lama. Mereka hanya masuk guna mendongkrak acara promosi mesin capit yang dinamakan Meng Meng Da.
Walau acara ini dianggap berhasil menarik banyak pengunjung, namun acara promosi ini banyak menuai kecaman, karena pihak Meng Meng Da tanpa malu mengeksploitasi sensualitas tubuh wanita guna memeriahkan acara.

Setelah mendapat kecaman dari banyak pihak, akhirnya pihak perusahaan mesin capit tersebut melakukan permintaan maaf A�secara terbuka pada akun fanpage mereka di Facebook.

Comments

comments


Share: