Aksi Blokir Internet dan Medsos di Tahun 2019 Buat Indonesia Rugi Triliunan

NEWSTODAY.ID, Jakarta – Sudah bukan rahasia lagi jika di tahun 2019 silam pemerintah Indonesia melakukan aksi blokir internet dan media sosial. Tindakan ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menghambat arus informasi yang beredar. Terutama informasi di media sosial yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenerannya. Namun ternyata dibalik aksi pemblokiran tersebut pemerintah Indonesia mengalami kerugian yang cukup besar. Angkanya bisa mencapai triliunan rupiah.

Informasi tersebut didapatkan melalui laporan The Global Cost of Internet Shutdowns in 2019 yang digarap oleh peneliti dari Inggris Samuel Woodhams dan rekannya asal Australia Simon Migliano. Menurut data yang mereka ungkapkan, ekonomi Indonesia rugi sebesar USD 187,7 juta atau setara dengan Rp. 2,5 triliun atas pemblokiran internet selama 338 ja, dan pemblokiran akses media sosial selama 78 jam.

Seperti yang dilansir Newstoday.id dari laman Vice (13/01/2019), data tersebut diambil oleh Woodhams dan Migliano berdasarkan dua peristiwa besar yang terjadi di Indonesia. Yakni saat kerusuhan pasca pengumuman hasil Pilpres di Jakarta pada tanggal 21-22 Mei 2019 dan kerusuhan sipil yang pecah di sejumlah kota di Papua Barat dan Papua.

Selain Indonesia, ada beberapa negara yang mengalami kerugian juga akibat aksi blokir internet dan media sosial. Seperti Irak (US$2,319 juta), Sudan (US$1,866 juta), dan India (US$1,329 juta).