Status Kewarganegaraan Ratusan WNI Mantan ISIS Dipastikan Gugur

NEWSTODAY.ID, Jakarta – Bagi WNI yang sudah bergabung dengan ISIS dipastikan bakal hilang status kewarganegaraannya. Informasi ini disampaikan langsung oleh Hikmahanto Juwana selaku Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia. Keputusan tersebut berasarkan UU Kewarganegaraan 2016 huruf (d) yang menyebutkan status kewarganegaraan akan hilang jika seseorang masuk dalam dinas tentara asing tanpa adanya izin dari Presiden Republik Indonesia.

Saat ini sudah tercatat ada 600 warga Indonesia mantan simpatisan ISIS. Sebenarnya, status kewarganegaraan mereka bisa dikembalikan dengan beberapa syarat dan juga peraturan yang sudah diatur oleh perundang-undangan menurut Hikmahanto.

Pemerintah harus mengetahui seberapa besar warganya yang terpapar paham, dan ideologi ISIS. Menurut Hikmahanto, penilaian ini harus dilakukan sangat teliti dan cermat per individu. Hal ini sangat penting agar mereka tidak kembali menyebarkan ideologi dan pemahaman ISIS di tanah air.

Tidak hanya itu, menurut Hikmahanto pemerintah juga harus melihat apakah masyaratkat Indonesia bisa menerima kehadiran para WNI mantan ISIS tersebut. Mulai dari pihak keluarga, masyarakat sekitar, bahkan termasuk pemerintah daerah.