Pembuat Game Counter Strike Ditahan Polisi

NEWSTODAY.ID, Bandung – Co-Creator game Counter Strike, Jess Cliffe ditangkap oleh kepolisian Seattle, pada kamis, 1/2/2018, pagi waktu setempat. Pria berusia 36 tahun itu ditangkap oleh kepolisian Seattle karena dugaan eksploitasi seksual pada anak.

Pengacara Cliffe telah membenarkan bahwa kliennya memang menyewa seorang wanita dari situs dewasa, tetapi dia tidak tahu bahwa ternyata wanita tersebut adalah anak di bawah umur.

Awalnya Cliffe menyewa seorang wanita dari situs dewasa seharga $300 atau sekitar 4 jutaan rupiah untuk sekali kencan.

Masalah berawal ketika Cliffe ingin merekam adegan cinta mereka dengan kamera ponsel miliknya. Sang wanita tidak mau direkam, tapi Cliffe tetap melanjutkannya.

Wanita tersebut akhirnya melaporkan Cliffe ke Polisi, dan ternyata diketahui bahwa wanita yang disewa Cliffe ini masih berusia 16 tahun.

Polisi tidak mengungkapkan identitas anak yang dilecehkan oleh Cliffe. Namun, dilansir dari Kotaku, Cliffe saat ini telah ditangguhkan sementara waktu dari pekerjaannya sambil menunggu informasi lebih lanjut.

“Kami masih mempelajari rincian dari apa yang sebenarnya terjadi. Laporan menunjukkan bahwa dia telah ditangkap karena pelanggaran kejahatan, kami telah menghentikan pekerjaannya sementara waktu sampai kami tahu lebih banyak.” Jelas salah satu perwakilan Valve, seperti dilansir dari kotaku.

Kini Cliffe harus menghadapi proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan harus membayar uang jaminan sebesar 2 miliar rupiah jika tidak ingin ditahan selama menuju ke proses persidangan.

Sebelumnya di tahun 1999 Cliffe bersama Minh Le membuat Counter-Strike sebagai mod dari game Half-Life. Game ini kemudian sangat populer di kalangan gamer, dan membuat Cliffe direkrut Valve untuk mengembangkan Counter Strike: Global Offensive, atau yang biasa kita kenal dengan CS: GO.

Saat ini CS Go masih sangat populer dan menjadi game kedua yang yang paling banyak dimainkan oleh gamer di Steam.

Comments

comments


Share: