NEWSTODAY.ID, JAKARTA – Ratusan peserta Aksi Tolak Kedzaliman Facebeook yang berasal dari partisipan FPI dan ormas lainnya melakukan demonstrasi di depan kantor Facebook hari ini 12/01/2018 sejak 14.38 WIB hingga 16.15 WIB. Demonstrasi itu dilakukan karena Facebook memblokir akun FPI dan akun dakwah lainnya telah ditutup oleh Facebook tanpa alasan jelas.A�Selama satu setengah jam, peserta aksi 121 secara bergantian berorasi yang menyampaikan Facebook telah melakukan pendzaliman kepada umat Islam dengan menutup akun sebagian ulama Islam.

cheap viagra online, generic dapoxetine

Dilansir dari CNN Indonesia,A�Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif mengakui pihaknya masih butuh keberadaan Facebook karena Facebook memiliki andil besar dalam dakwah mereka.

“Karena bagaimana pun kami akui ada andil besar Facebook terhadap dakwah kami. Kami masih membutuhkan Facebook untuk dakwah,” ujar Slamet di depan gedung Capital Place, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

Slamet menilai Facebook punya andil besar dalam dakwah mereka. (CNN Indonesia)

Dilansir dari detik, Slamet Maarif juga meminta pihak Facebook membuktikan jika pemblokiran yang dilakukan itu menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Dia merasa akun-akun FPI yang berisi soal kegiatan kemanusiaan ikut kena blokir.

“Ya harus dibuktikan. Sekarang persoalannya akhir-akhir ini ada akun kemanusiaan kami yang isinya
kegiatan kemanusiaan, bagaimana kawan-kawan membantu korban banjir, membangun rumah, memberikan pengobatan itu diblokir. Apa itu meresahkan?” kata dia saat ditemui di depan kantor Facebook, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (12/1/2018).

Slamet jugaA� membantah pihaknya plin-plan dalam bersikap. Ia mengatakan baik Front Pembela Islam (FPI) dan Presidium Alumni 212 tak pernah berencana memboikot Facebook. Boikot Facebook itu, menurut Slamet, dilontarkan oleh pihak Muslim Cyber Army. Mereka kemudian berencana memakai platform lain sebagai pengganti Facebook sebagai wadah umat.

Setelah berorasi selama satu setengah jam. Rombongan massa membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 16.15 WIB setelah gagal menemui pihak Facebook. Lantunan selawat dari mobil komando mengiringi kepulangan mereka.

Comments

comments


Share: