Acara TV Dashyat RCTI menjadi sorotan netizen usai menampilkan game yang membuat masyarakat geram.A�A�Program acara ‘Dahsyat’ RCTI dikecam karena mencoreng nama baik TNI. Di salah satu episodenya, para pengisi acara melakukan sebuah permainan lomba makan kue dan salah pesertanya adalah anggota TNI Angkatan Darat.

Pada saat acara itu ditayangkan, salah seorang anggota TNI AD mengikuti permainan bersama salah seorang artis, Felcya Angelista. Permainan memakan kue yang diikat dan ditarik oleh kaki artis tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak termasuk warganet. Dari pihak RCTI sudah meminta maaf atas tayangan tersebut. Melalui perwakilannya RCTI sudah menemui Direktur Perhubungan Angkatan Darat Kolonel Chb Wijdang.

order paroxetine, buy Zoloft

Meski begitu, Pihak TNI AD menyatakan kecewa melihat acara tersebut. Terlampir dari halaman detik.comA�Kadispen TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh mengungkapkan kekecewaannya.

“Ya, itu memang benar, kejadiannya tadi pagi di salah satu jajaran TNI AD. Tentu saja kita sangat menyesalkan program itu,” ujar Kadispen TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh

Setelah kejadian itu, Alfret Denny mengaku menerima banyak protes dari berbagai pihak. Dia pun langsung menghubungi pihak stasiun televisi itu untuk menyatakan protes tersebut.

“Selaku Kadispenad, saya mendapat komplain dari berbagai pihak karena memang kesannya manusia dilecehkan, dan terlebih lagi itu adalah prajurit yang berseragam. Kita langsung menghubungi pihakA�RCTIA�untuk menyatakan protes, karena saya merasa acaranya kurang pantas. Dan pihakA�RCTIA�memang sudah membuat permohonan maaf,” tutur Alfret Denny.

Meski pihak RCTI sudah meminta maaf, dia menyatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk menjadi bahan evaluasi. Pihaknya juga banyak bekerja sama dengan stasiun televisi, namun seharusnya dilakukan koordinasi terlebih dahulu.

a�?Secara internal TNI AD, kejadian ini tetap kami selidiki untuk menjadi bahan evaluasi kami. Tetapi saya ingin menyampaikan bahwa TNI AD banyak kerja sama dengan beberapa stasiun TV dan semua berjalan lancar bila melalui prosedur dan ketentuan yang menjadi standar Angkatan Darat serta dikoordinasikan dengan baik,a�? jelas dia.

a�?Terkait kejadian ini, seharusnya prosedurnya, berkoordinasi dulu dengan Dispenad dan kemudian akan kita arahkan prosedurnya seperti apa. Tujuannya supaya tidak terjadi hal negatif seperti ini,a�? imbuh dia.

Dia berharap kejadian ini tidak terulang kembali di stasiun televisi mana pun. Selain itu, dia meminta prajurit TNI AD berhati-hati tampil di hadapan publik.

a�?Saya harap kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga, tidak hanya bagi RCTI, tapi mungkin juga bagi perusahaan media elektronik lainnya. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi. Dan sekali lagi, kejadian ini juga menjadi bahan masukan bagi prajurit di lapangan untuk lebih berhati-hati bila tampil di hadapan umum, apalagi tampil di acara seperti itu,a�? jelas dia.

Comments

comments


Share: