NEWSTODAY.ID – JAKARTA, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyampaikan pendapatnya soal Upah Minimum Provinsi (UMP) terkait mengalami kenaikan 8,7 Persen ditahun 2018 nanti. Ia mengharapkan kebijakan tersebut dapat lampu hijau menyoal penyetaraan UMP Jakarta serta kesejahteraan para pekerja khususnya di kota DKI Jakarta.

Informasi yang dihimpun newstoday.id dari Antara, Sandi bersama dengan pemprov DKI berharap kebijakan UMP DKI Jakarta mendapat penyetaraan agar menghindari kesenjangan sosial, “Jadi yang kami ingin, bahwa kebijakan yang kami ambil ini adalah win to win, kebijakan itu bisa mensejahterakan para pekerja tetapi juga memastikan bagi yang belum mendapat kerjaan itu bisa mendapatkan pekerjaan kalau ekonominya bergerak,” kata Sandiaga di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (01/11).

Ia menegaskan bahwa, kebijakan kenaikan UMP Jakarta dapat diterima masyarakat jika hubungan industrial perusahan baik dengan serikat pekerjanya.

buy levitra online us, generic lioresal

“Dan kita memastikan yang sekarang tidak mengancam adanya pemutusan hubungan, karena Pemutusan Hubungan Kerja itu bisa terjadi kalau perusahaan itu tidak sanggup lagi atau pindah tempat dari Jakarta,” kata Sandiaga.

Harapan Sandi nilai nominal pasti soal UMP Jakarta segera dipublikasikan pada hari ini. Mengingat hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang di data oleh serikat pekerja sebesar Rp. 3,6 juta dan untuk nilai persentase kebijakan pemerintah 8,7 persen.

“Jadi itu yang akan kami putuskan, mudah – mudahan sesuai dengan segala peraturan dan ketentuannya,” tutup Sandiaga.

Comments

comments


Share: