NEWSTODAY.ID,Medan a�� Beberapa waktu yang lalu telah dilaksanakan sidang mengenai pelaku bom bunuh diri di Perancis 2015 silam. Persidangan tersebut dilaksanakan di Palais de Justice, Belgia.

Salah Abdeslam adalah satu-satunya pelaku yang selamat dari peristiwa teror yang terjadi pada november 2015. Abdeslam berhasil kabur setelah dilindungi salah satu rekannya saat baku tembak dengan aparat keamanan.

Diketahui, para pelaku teror juga menembaki orang-orang yang menghadiri konser di Batacalan Theatre. Dalam insiden tersebut diketahui telah menewaskan 130 warga sipil dan 7 pelaku teror. Sementara 413 orang lainnya dikabarkan mengalami luka-luka.

Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah mengklaim bahwa teror tersebut adalah perbuatan mereka. Serangan tersebut diawali dari peledakan bom di Stade de France ketika berlangsungnya pertandingan persahabatan (sepakbola) antara Perancis sebagai tuan rumah menghadapi Jerman.

Dilansir Sky News, Abdeslam menolak setiap perintah yang diberikan oleh hakim yang memimpin peradilan atas kasus tersebut di Palais de Justice.

Setelah sampai dipersidangan dan dipersilahkan untuk duduk, Pria keturunan Maroko tersebut menolak untuk berdiri, menolak untuk menjawab pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdeslam ketika ditanya oleh hakim, langsung memeberikan pernyataan singkatnya, ia mempersilakan hakim menjatuhkan vonis apapun kepadanya. Ia juga berkata, a�?Saya tidak takut kepada kalian maupun sekutu kalian. Saya menaruh kepercayaan kepada Tuhan.a�?

Sikap diam Abdesalam diisyaraktkan sebagai pembelaan dirinya sehingga hakim tidak bisa memutuskan langsung bahwa dia adalah pelaku tindak kriminal. Apabiloa Abdeslam diketahui sebagai pelaku teror bom tersebut, maka ia akan dijatuhi hukuman minimal 40 tahun.

Saat ditanyai alasan Abdeslam tidak mau berdiri saat diminta berdiri, ialah karena ia lelah akibat semalaman tidak tidur.

Proses persidangan pun ditangguhkan oleh hakim setelah Abdeslam menolak untuk menjawab serta memberi pernyataan saat ditanyai oleh Hakim yang memimpin persidangan tersebut. Keputusan tersebut diambil oleh hakim dengan maksud, agar Abdeslam dapat berbicara dengan Sven Mary, kuasa hukumnya.

Diberitakan oleh Sky News , Abdeslam didakwa oleh pengadilan melakukan aksi teror dengan menjadi pengemudi bagi tiga pelaku bom bunuh diri di Stade de France.

Anggota Asosiasi Korba Eropa, V-Europe, GUILERME Denoix de Saint Marc mengaku sangat kecewa dengan persidangan Abdeslam beberapa hari yang lalu. a�?Kami tidak mendapat informasi apapun. Padahal, mereka adalah kepingan teka-teki yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan kami,a�? sebut Marc. zoloft no rx, zithromax online

Comments

comments


Share: