periactin side effects, purchase dapoxetine NEWSTODAY.ID, Bandung – Baru-baru ini sebuah video menjadi perbincangan hangat di Internet, dalam video tersebut terlihat seorang pria sedang marah-marah sambil menunjuk-nunjuk wanita yang sedang duduk di halte, kemudian pria tersebut tiba-tiba menampar A�wanita yang tidak mengenakan jilbab.

Seorang pria tiba-tiba muncul di sebuah halte di Pulau Pinang. Ia memarahi perempuan-perempuan yang tidak berhijab dan menampar seorang perempuan asal Indonesia yang melawannya

Seorang pria tiba-tiba muncul di sebuah halte di Pulau Pinang. Ia memarahi perempuan-perempuan yang tidak berhijab dan menampar seorang perempuan asal Indonesia yang melawannya. (Sumber: Mayy Maii Silalahi )

Posted by Viral News on Tuesday, January 9, 2018

Dalam video yang pertama kali diunggah pada 5 Januari lalu oleh akun facebook bernama Mayy Maii Silalahi, pria yang tak diketahui identitasnya itu menanyakan apakah wanita tersebut seorang muslim atau bukan.

Wanita tersebut pun menjawab bahwa ia seoran muslim. Namun, ia tak mengenakan jilbab sebab itu merupakan hak dan pilihan setiap individu.
Tak puas mendengar jawaban wanita tersebut, pria itu pun langsung marah pada wanita tersebut bahkan ia menampar wanita tersebut secara tiba-tiba.

Beberapa orang yang berada di halte itu pun kemudian dengan cepat membela wanita tersebut. Namun, pria itu tak bergeming dan mengabaikan komentar orang-orang di sekitarnya, ia tetap memarahi wanita tersebut bahkan ia menyuruh wanita tersebut pulang.

Beruntung, seorang pria datang menghampiri dan membantu melerai keributan. Dilansir Liputan 6 dari The Independent, Selasa (16/1/2018), tempat kejadian tersebut diduga terjadi di sebuah halte di Penang, Malaysia. Dan wanita yang bertengkar dengan pria tersebut adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Video itupun menuai banyak komentar dan menimbulkan kemarahan dari warganet. Mereka menganggap tindakan pria tersebut sebagai pelecehan dan layak untuk mendapat hukuman.

Adapula yang berkomentar bahwa mengekspresikan pandangan religius seseorang adalah masalah yang sangat individual. Mereka menduga bahwa pria itu mungkin sakit mental.

Malaysia merupakan negara dengan populasi sekitar 30 juta jiwa, di mana 60 persennya merupakan warga Muslim. Publik pengguna media sosial meluapkan kemarahan setelah melihat video tersebut.

Beberapa di antaranya menyebut pria itu sebagai seorang Nazi. Banyak pengguna media sosial juga memuji para wanita di lokasi kejadian yang membela korban.

Image : Instagram.com/neelofa

Video ini terus disebar dan menjadi viral di media sosial, hingga menarik perhatian seorang selebriti Malaysia, Noor Neelofa Mohd Noor.A�Neelofa kemudian mengunggah video itu di akun Instagram pribadinya dan mempertanyakan wajah Islam di Malaysia setelah insiden tersebut tersebar.

“Kami ingin orang tahu bahwa Islam adalah agama yang indah, toleran, dan menghargai. Ketika hal seperti ini terjadi, persepsi berubah dan reputasi Islam menjadi jelek,” tulis Neelofa, sebagaimana dikutip CNN Indonesia dari Channel NewsAsia.

Melanjutkan pernyataannya, Neelofa menulis, “Tak ada agama di dunia mengajarkan penganutnya untuk menggunakan kekerasan. Sama sekali tak diajarkan dalam Islam.

Comments

comments


Share: