a��NEWSTODAY.ID, Bandung – Nasib Tragis dialami oleh seorang wasit asal Meksiko, bernama Jose Valdemar Hernandez Capetilla, ia meninggal dunia usai diserang oleh seorang pemain yang diberi kartu merah olehnya.

Capetilla langsung dilarikan ke rumah sakit di Xalapa, ibu kota negara bagian Veracruz, Meksiko Timur, usai tak sadarkan diri setelah mendapat serangan dari seorang pemain yang diberinya kartu merah, di stadion Pamex, Xalapa. Capetilla sempat dirawat selama seminggu A�dalam keadaan koma, akhirnya Capetilla menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (30/12/2017), akibat kerusakan otak.

Dikutip dari order paxil online cheap, generic Zoloft The Sun, “Jose Valdemar Hernandez Capetillo, seorang wasit paruh waktu, meninggal pada dini hari kemarin akibat luka otak traumatis akut yang dideritanya saat melakukan penyerangan. oleh pemain di stadion Pemex di Xalapa”, demikian pernyataan Valentin Ramirez, ketua asosiasi wasit profesional AMA.

“Tindakan telah dilakukan untuk memastikan keadilan terlaksana setelah kematian rekan kami. Kami harus memusnahkan tindakan seperti ini. Istirahatlah dalam damai Jose Valdemar Hernandez Capetillo,” sambung Ramirez.

Pemain yang melakukan penyerangan tersebut diidentifikasi bernama Milton, pemain tersebut dikabarkan sudah mendekam dalam jeruji besi, meski belum ada pernyataan resmi sampai saat ini.

Ini bukan kali pertama kejadian tragis yang menewaskan seseorang terjadi di Meksiko, dilansir dari The Sun, pada bulan sebelumnya sebuah pertandingan sepak bola amatir di Fresnillo, kota terbesar kedua di negara bagian Zacatecas, Meksiko tengah utara, berakhir dengan keributan yang mengerikan ketika seorang supporter tertembak di kepala dari jarak dekat oleh pendukung klub lawan setelah sebelumnya terjadi baku hantam.

Pria yang diserang tersebut merosot ke tanah setelah ditembak saat ia mencoba melempari tim yang sedang merayakan kemenangan melawan tim yang didukungnya, beberapa menit setelah peluit akhir.

Bahkan pada bulan November tahun lalu seorang wasit meninggal di Tulancingo di negara bagian Meksiko, Hidalgo meninggal dunia setelah dipukul oleh pemain yang dikartu merah olehnya.

Pemain tersebut melarikan diri dari lokasi menggunakan sebuah mobil pick-up di tengah keributan saat wasit tersebut mendapat perawatan medis.

Comments

comments


Share: